IMPORT COMPLIANCE & OPERATIONAL EFFICIENCY

IMPORT COMPLIANCE & OPERATIONAL EFFICIENCY

 

Deskripsi Pelatihan

Perubahan regulasi impor yang dinamis menuntut perusahaan untuk senantiasa memperbarui pemahaman dan menyesuaikan proses operasional agar kegiatan impor berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Ketidaktepatan dalam pemenuhan persyaratan perizinan, klasifikasi barang, maupun kelengkapan dokumen kepabeanan dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman, penahanan barang di pelabuhan, peningkatan biaya logistik, serta terganggunya kelancaran rantai pasok perusahaan.

Pelatihan Import Compliance & Operational Efficiency dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami regulasi impor Indonesia, mengelola perizinan dan kepatuhan dokumen, serta mengoptimalkan proses customs clearance. Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari strategi mengantisipasi kendala impor, mengidentifikasi risiko ketidakpatuhan, meningkatkan koordinasi lintas fungsi, dan menerapkan praktik operasional yang lebih efektif untuk mendukung kelancaran arus barang, efisiensi biaya, serta peningkatan kinerja bisnis perusahaan.

Materi Pelatihan

1. Gambaran Umum Proses Impor di Indonesia

  • Alur proses impor mulai dari purchase order (PO) hingga barang diterima.

  • Peran dan tanggung jawab tim IMEX, Supply Chain, dan Operations.

  • Pihak-pihak yang terlibat dalam proses impor, termasuk Bea Cukai, Kementerian Perdagangan, surveyor, dan PPJK.

2. Update Regulasi Impor Terbaru

  • Pemahaman regulasi impor Indonesia, termasuk Permendag Nomor 16 Tahun 2025 sampai dengan Nomor 24 Tahun 2025.

  • Perubahan ketentuan perizinan impor dan persyaratan dokumen.

  • Dampak perubahan regulasi terhadap proses clearance, waktu pengiriman, dan biaya operasional.

3. Perizinan Impor dan Kepatuhan Lartas

  • Jenis perizinan impor dan persyaratan pemenuhannya.

  • Ketentuan Larangan dan Pembatasan (Lartas) serta dokumen pendukung.

  • Identifikasi risiko ketidakpatuhan, potensi sanksi, dan penyusunan checklist kepatuhan impor.

4. HS Code dan Manajemen Risiko Klasifikasi Barang

  • Prinsip dasar klasifikasi barang berdasarkan HS Code.

  • Kesalahan umum dalam penentuan HS Code dan dampaknya terhadap bea masuk.

  • Praktik terbaik untuk meminimalkan risiko kesalahan klasifikasi dan pemeriksaan kepabeanan.

5. Strategi Mempercepat Customs Clearance

  • Faktor penyebab keterlambatan proses clearance.

  • Persiapan dokumen dan perizinan sebelum kedatangan barang (pre-arrival preparation).

  • Koordinasi dengan PPJK, tim internal, dan pihak terkait.

  • Strategi pencapaian target clearance 1–3 hari setelah kedatangan barang serta pemantauan KPI operasional.

6. Manajemen Perubahan Regulasi dan Koordinasi Stakeholder

  • Strategi pemantauan perubahan regulasi impor secara proaktif.

  • Pengembangan sistem peringatan dini (early warning system) terhadap perubahan ketentuan.

  • Peningkatan komunikasi dan koordinasi lintas fungsi untuk mengatasi kendala impor.

  • Penyusunan action plan untuk meningkatkan kepatuhan dan efisiensi operasional impor.

    Note (materi pelatihan bisa ditambah atau dikurangi disesuaikan dengan gap kompetensi yang diharapkan oleh client)

Tujuan Pelatihan

  1. Memahami regulasi impor Indonesia yang relevan, termasuk perubahan ketentuan dalam Permendag Nomor 16 Tahun 2025 sampai dengan Nomor 24 Tahun 2025, serta implikasinya terhadap perizinan dan customs clearance.

  2. Mengidentifikasi dan mengantisipasi kendala umum dalam proses impor, termasuk permasalahan dokumen, perizinan, dan klasifikasi barang.

  3. Menerapkan praktik terbaik dalam persiapan dokumen, koordinasi, dan proses customs clearance untuk mendukung pencapaian target penyelesaian 1–3 hari setelah kedatangan barang, sesuai dengan karakteristik barang dan ketentuan yang berlaku.

  4. Mengelola kepatuhan impor dan meminimalkan risiko keterlambatan, biaya tambahan, serta potensi sanksi akibat ketidaksesuaian regulasi.

  5. Mengembangkan strategi proaktif dalam memantau perubahan regulasi dan meningkatkan koordinasi antara tim IMEX, Supply Chain, Operations, serta stakeholder eksternal.

  6. Menyusun rencana aksi untuk meningkatkan efisiensi proses impor, mengoptimalkan waktu penyelesaian, dan mendukung kelancaran rantai pasok perusahaan.

     

    Jadwal dan Tempat Pelatihan

    Tanggal Tempat Kota
    22 – 24 Desember 2026 – Bandung / Jakarta
    15 – 16 Desember 2026 – Bandung / Jakarta
    08 – 10 Desember 2026 – Bandung / Jakarta
    01 – 02 Desember 2026 – Denpasar / Yogyakarta
    24 – 26 November 2026 – Bandung / Jakarta
    17 – 18 November 2026 – Bandung / Jakarta
    10 – 12 November 2026 – Denpasar / Bandung
    03 – 04 November 2026 – Bandung / Jakarta
    27 – 29 Oktober 2026 – Yogyakarta
    20 – 21 Oktober 2026 – Bandung / Jakarta
    13 – 15 Oktober 2026 – Yogyakarta / Bandung
    06 – 07 Oktober 2026 – Bandung / Jakarta

    Note: Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

     

    Harga Pelatihan

    Offline

    • Public Training mulai dari 5.000.000 – 7.000.000 per orang
    • Inhouse Training mulai dari 850.000 per orang

    Online

    • Public Training mulai dari 1.200.000 per orang
    • Inhouse Training mulai dari 600.000 per orang

     

    Fasilitas Pelatihan

    • Sertifikat Pelatihan
    • Expert Trainer
    • Coffee Break 2x per hari
    • Lunch 1x per hari
    • Room meeting hotel minimal bintang tiga
    • Materi pelatihan dalam bentuk hard copy dan juga soft copy
    • ATK
    • Backpack exclusive
    • Souvenir
    • Dokumentasi
    • Laporan Pelatihan
    • Pre and Post Test

 

Baca juga : Pelatihan Teknik Sipil

Instagram kami : https://www.instagram.com/takaartaguna/

Views: 0